Khotbah sholat Idul Adha 1443 oleh Prof. Dr. Joko Triyono, S.T., M.T.
Idul adha adalah momen untuk kembali memperkuat ketaqwaan dengan meneladani Nabi Ibrahim AS. setidaknya ada tiga hal yang dapat kita teladani dan jadikan pelajaran.
Pelajaran Pertama: Totalitas melakukan pendekatan kepada Allah SWT.
Nabi Ibrahim selalu bersikap sami’na wa atho’na: aku dengar dan aku taat.
Di dalam kisahnya kita bisa melihat bagaimana Ibrahim mencari jati dirinya secara totalitas dan mencari siapa TuhanNya.
Pelajaran Kedua: Pengorbanan demi cita-cita yang luhur
Kita wajib berusaha semaksimal mungkin: belajar sungguh-sungguh saat
menghadapi ujian, bekerja sekuat tenaga demi menafkahi keluarga, dsb.
Saat kita berusaha sekuat tenaga, kadang-kadang Alloh memberikan hasilnya melalui anak atau orang lain seperti usaha ibunda siti hajar saat mencari air akan tetapi Alloh berikan sumber air di kaki Ismail.
Rejeki yang kita harapkan di suatu tempat, Allah ganti dengan rejeki di tempat lain.
Pelajaran ketiga, Qurban sebagai realisasi keadilan sosial. Qurban bisa menjadi bukti kepekaan sosial masyarakat yang mampu terhadap yang lemah.
#aknpacitan
#aknpacitan2022
#vokasikuatmenguatkanindonesia

