PACITAN – Dalam rangka menjawab tantangan era Industri 4.0 dan menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, Program Studi Pemeliharaan Komputer dan Jaringan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pacitan sukses menyelenggarakan Pelatihan Programmable Logic Controller (PLC) sebagai Dasar Smart Manufacturing.
Pelatihan intensif yang mengangkat tema “Meningkatkan Kompetensi Dosen Dalam Integrasi Teknologi Otomasi Industri Ke Dalam Pembelajaran dan Pengembangan Kurikulum” ini digelar selama tiga hari, pada Selasa hingga Kamis, 28–30 Juli 2026, bertempat di Laboratorium Hardware dan Sistem Operasi AKN Pacitan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman mendalam para dosen terkait teknologi otomasi industri modern. Ketua Panitia Kegiatan, Bagus Julianto, S.ST., M.T., memimpin langsung jalannya acara yang didukung oleh tim pelaksana, meliputi Iis Wijayanti, S.Pd. (Sekretaris), Danny Febryan Nur. M.S, A.Md. (Sie Perlengkapan), serta dua mahasiswa dokumentasi, Della Fitriyani dan Zetta Nazla Ragina.
Padatnya Materi Praktikum Selama Tiga Hari. Selama pelatihan berlangsung, para dosen mendapatkan materi teori sekaligus praktik langsung (hands-on) yang dibimbing secara komprehensif. Hari Pertama (28 Juli 2026): Peserta fokus mempelajari dasar-dasar pemrograman melalui modul Traffic Light PLC dan pengoperasian DC Motor. Hari Kedua (29 Juli 2026): Pelatihan meningkat ke level lanjutan dengan materi Servo Motor serta pengoperasian sensor suhu dan kelembaban (T&H Sensor – THM30 – MD). Hari Ketiga (30 Juli 2026): Agenda ditutup dengan materi aplikatif industri, yaitu Variable Speed Drive / Inverter dan Load Cell Weight Transmitter.
Sebagai komitmen tindak lanjut untuk Kurikulum Berbasis Industri, Prodi Pemeliharaan Komputer dan Jaringan AKN Pacitan telah merumuskan sejumlah langkah strategis sebagai tindak lanjut, di antaranya:
1. Memperbarui perangkat pembelajaran dengan mengintegrasikan materi PLC ke dalam mata kuliah yang relevan.
2. Mengembangkan modul praktikum berbasis smart manufacturing.
3. Menerapkan hasil pelatihan secara langsung dalam proses belajar-mengajar di kelas.
4. Melakukan evaluasi berkala terhadap implementasi materi dan berbagi praktik baik (best practices) antar dosen.
5. Memperluas kerja sama dengan dunia industri guna memastikan lulusan AKN Pacitan memiliki kompetensi yang adaptif dan siap saing di dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, AKN Pacitan berharap kualitas pembelajaran kedepan semakin relevan, inovatif, serta mampu melahirkan lulusan handal yang siap menghadapi tuntutan era transformasi digital dan industri modern.

