Pacitan – Memiliki kompetensi saja belum cukup. Di era digital, mahasiswa juga perlu mampu mengomunikasikan kemampuan, karya, dan pengalaman yang dimilikinya secara profesional. Hal tersebut menjadi perhatian Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pacitan melalui kuliah tamu tentang personal branding yang menghadirkan Nahdia Rachmawati, S.KM., seorang profesional yang berkiprah sebagai MC acara formal dan nonformal sekaligus news anchor.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (24/9/2026) di Auditorium AKN Pacitan, Gedung B Lantai 2, merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-13 AKN Pacitan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami pentingnya membangun citra diri yang positif dan profesional, dengan tetap menjadikan kompetensi sebagai fondasi utama.
Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan (UPA PKKWH) AKN Pacitan Mochammad Syahrul Munir, S.Kom., M.T. menyampaikan bahwa kehadiran praktisi dari dunia profesional merupakan bagian dari upaya kampus memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada mahasiswa.
Menurutnya, pembelajaran tidak cukup hanya berlangsung di dalam kelas. Mahasiswa perlu mendapatkan perspektif dari para praktisi yang memiliki pengalaman langsung di dunia profesional.
“AKN Pacitan ini adalah perguruan tinggi yang sungguh-sungguh. Kita ingin mendidik mahasiswa menjadi insan yang KUAT (kreatif, ulet, amanah, dan terampil),” ujarnya.
Ia menjelaskan, AKN Pacitan secara berkelanjutan berupaya menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang untuk memperkaya wawasan mahasiswa. Kehadiran praktisi diharapkan dapat melengkapi pembelajaran yang diberikan dosen sekaligus memberikan gambaran mengenai kebutuhan dunia kerja.
Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum AKN Pacitan, Agus Prianggono, S.Si., M.Pd., menekankan pentingnya keseimbangan antara hard skill dan soft skill bagi mahasiswa perguruan tinggi vokasi.
Menurutnya, pendidikan vokasi memiliki titik berat pada kompetensi. Karena itu, personal branding yang dibangun mahasiswa harus berangkat dari kemampuan yang benar-benar dikuasai dan dapat dibuktikan.
“Personal branding yang dikemas oleh mahasiswa nantinya tidak boleh lepas dari kompetensi yang dibangun di sini. Bagaimana mahasiswa menunjukkan diri di depan publik dan bagaimana dikenal orang harus berasal dari kompetensi serta kemampuan sesuai bidangnya,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital membuat rekam jejak seseorang semakin mudah ditelusuri. Apa yang ditampilkan melalui media sosial maupun berbagai platform digital dapat menjadi bagian dari gambaran profesional seseorang.
Karena itu, mahasiswa perlu mulai membangun rekam jejak sejak berada di bangku kuliah. Karya, pengalaman, keterampilan, maupun portofolio yang dimiliki dapat menjadi bukti kompetensi sekaligus modal ketika memasuki dunia kerja.
“Ketika industri merekrut tenaga kerja, rekam jejak dan portofolionya sudah kelihatan. Kompetensi yang dikuasai juga terlihat, sehingga industri tidak ragu lagi,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Nahdia Rachmawati, S.KM., berbagi pengalaman dan wawasan mengenai bagaimana membangun personal branding di tengah perkembangan era digital. Pengalamannya sebagai MC dalam berbagai acara formal maupun nonformal serta news anchor menjadi perspektif praktis bagi mahasiswa dalam memahami bagaimana seseorang membangun citra profesional di hadapan publik.
Kehadiran praktisi dengan pengalaman komunikasi publik tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran kepada mahasiswa bahwa kemampuan teknis perlu berjalan beriringan dengan kemampuan berkomunikasi, membawa diri, dan membangun reputasi profesional.
Bagi mahasiswa AKN Pacitan, personal branding juga menjadi bagian dari perjalanan membangun kesiapan memasuki dunia kerja. Kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan dapat diperkuat melalui pengalaman, karya, dan rekam jejak yang terdokumentasi dengan baik.
Kuliah tamu ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen AKN Pacitan untuk menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. Dalam rangkaian Dies Natalis ke-13, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, mendapatkan pengalaman dari praktisi, serta mempersiapkan diri menjadi lulusan vokasi yang kompeten dan mampu menunjukkan kapasitasnya secara profesional.

Dies Natalis ke-13, AKN Pacitan Bekali Mahasiswa Bangun Personal Branding Berbasis Kompetensi
Please follow and like us:
