Pacitan – Perkembangan teknologi kendaraan listrik mendorong dunia pendidikan vokasi untuk terus menyesuaikan kompetensi pembelajaran dengan kebutuhan teknologi yang berkembang. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Pemeliharaan Kendaraan Ringan (PKR) Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pacitan menyelenggarakan Workshop Pengenalan Ekosistem Motor Listrik, Fundamental Sistem Kendaraan Listrik & Simulasi Programming Controller, pada 29–30 September 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-13 AKN Pacitan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan AKN Pacitan, Gedung A Lantai 2, dan Laboratorium Program Studi PKR. Kegiatan diikuti seluruh mahasiswa Prodi PKR serta puluhan siswa dari lima SMK di Kabupaten Pacitan.
Workshop menghadirkan Abdullah, founder sekaligus owner Eclont Academy, sebagai narasumber. Peserta mendapatkan pengenalan mengenai ekosistem motor listrik dan fundamental sistem kendaraan listrik, termasuk komponen-komponen utama yang membentuk sistem kendaraan listrik.
Tidak berhenti pada penyampaian materi, kegiatan juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan praktik langsung merakit komponen utama motor listrik. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih dekat dengan kondisi teknis di lapangan, sekaligus membantu peserta memahami keterkaitan antara komponen dalam sebuah sistem kendaraan listrik.
Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum AKN Pacitan, Agus Prianggono, S.Si., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut dirancang oleh Prodi PKR sebagai bagian dari upaya AKN Pacitan menghadirkan pendidikan yang memberikan dampak, tidak hanya bagi mahasiswa tetapi juga bagi masyarakat.
“Kegiatan ini dirancang oleh teman-teman dari Prodi PKR dengan melibatkan siswa sekaligus Bapak dan Ibu guru dari SMK di wilayah Kabupaten Pacitan. Ini juga menjadi salah satu wujud bahwa kampus AKN Pacitan dapat memberikan dampak bagi masyarakat Pacitan,” ujar Agus.
Menurutnya, perkembangan teknologi kendaraan listrik menjadi salah satu perubahan yang perlu diikuti oleh generasi muda, khususnya mahasiswa yang menempuh pendidikan di bidang otomotif. Karena itu, kegiatan seperti workshop menjadi ruang untuk memperluas wawasan sekaligus memperkenalkan perkembangan teknologi yang terus bergerak.
“Teknologi akan selalu berkembang. Sehingga meskipun kita berada di Pacitan, kita tidak ketinggalan informasi dan perkembangan teknologi,” lanjutnya.
Pelibatan siswa SMK dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari upaya AKN Pacitan memperluas akses pengetahuan teknologi kepada calon generasi penerus di bidang otomotif. Bagi sebagian besar peserta siswa, workshop tersebut menjadi pengalaman awal dalam mengenal lebih dekat teknologi kendaraan listrik.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Sebagian besar siswa yang mengikuti kegiatan mengaku baru pertama kali mengenal secara lebih dekat sistem kendaraan listrik dan menunjukkan ketertarikan terhadap teknologi tersebut.
Agus berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai pengalaman belajar selama dua hari, tetapi dapat menjadi pintu masuk bagi tumbuhnya minat dan kompetensi baru di bidang teknologi kendaraan listrik.
“Mudah-mudahan dari siswa maupun mahasiswa AKN Pacitan ke depan akan tumbuh ahli-ahli teknologi baru yang mampu berkompetisi secara nasional, bahkan mudah-mudahan dapat berkembang hingga tingkat internasional,” harapnya.
Melalui kegiatan tersebut, AKN Pacitan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus membuka ruang kolaborasi dan berbagi pengetahuan dengan satuan pendidikan di Pacitan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-13 AKN Pacitan dengan semangat “Tumbuh Bersama, Berdampak Nyata” – bahwa penguatan kompetensi di kampus dapat berjalan beriringan dengan kontribusi nyata bagi masyarakat.

AKN Pacitan Perkuat Kompetensi Kendaraan Listrik, Libatkan Mahasiswa dan Siswa SMK
Please follow and like us:
