Keikutsertaan Direktur AKN Pacitan, Prof. Dr. Joko Triyono, S.T., M.T., di Taiwanese Vocational Universities & Industry Forum and Benchmarking membawa harapan baru untuk pendidikan vokasi yang lebih unggul
Perjalanan Luar Negeri dalam Rangka Peningkatan Kerjasama Antar Politeknik Indonesia-Taiwan oleh TETO di Taiwan dengan tema “International Industry Talent Educational Program (INTEK)“ dilaksanakan secara tatap muka selama 3 (tiga) hari pada tanggal 23 s.d. 27 Juni 2024 di Taiwan.
Dalam kegiatan tersebut juga dibersamai oleh Bapak Dr. Beny Bandanadjaja sebagai Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi, Kemendikbudristek, Bapak Rofan Aziz, S.T., M.T. Direktur Politeknik Negeri Indramayu dan Bapak Moh. Subhan, S.ST., M.T. Direktur Politeknik Negeri Fakfak.
Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pacitan dengan bangga mengumumkan keikutsertaan Direktur kami, Prof. Dr. Joko Triyono, S.T., M.T., dalam acara prestisius, Taiwanese Vocational Universities & Industry Forum and Benchmarking. Kegiatan ini berlangsung di kampus Chaoyang University of Technology (CYUT) di kota Taichung dan Cheng Siu University of Technology (CSU) di Kota Khosiung.
Kampus Chaoyang University of Technology (CYUT) merupakan Universitas Teknologi swasta pertama di Taiwan, didirikan pada tahun 1994. Rombongan dari Indonesia disambut langsung oleh Presiden kampus CYUT Prof. Dr. Tao-Ming Cheng, Ph.D, Dr. Sung-Chi Hsu Vice President, Dr. Li-Wei Liu Dekan Kantor Urusan International dan pejabat universitas, dosen, dan staf administrasi terkait Kerjasama akademik dan penelitian.
Kampus Chaoyang University of Technology (CYUT) menjadi venue untuk diskusi tentang program kerja sama antara Perguruan Tinggi Indonesia-Taiwan. Fokus diskusinya tentang program INTACT Base. Program ini merupakan kelanjutan program 2+i (baca: two plus i) yang telah berakhir tahun 2023. Program INTACT Base adalah program 2+2 ( baca: two plus two). Program ini diperuntukkan bagi lulusan D3 di Indonesia untuk melanjutkan Pendidikan di Taiwan selama 2 tahun di kampus dan 2 tahun melakukan kegiatan internship (magang) di industry. Hadir pula lima Perguruan Tinggi Taiwan lainnya yang memaparkan presentasi tentang profil kampusnya, yakni: Chaoyang University, CYUT University, Providence University, Hungkang University dan NCUT University. Kegiatan dilanjutkan dengan campus tour ke salah satu program studi terbaiknya CYUT yakni program studi Aeronatika (Dept of Aeronautical Engineering). Tidak hanya berkunjung dan melihat fasilitas yang ada, Prof Joko dan rombongan juga diberi kesempatan untuk mencoba fasilitas simulator ruang pilot pesawat terbang yang dipandu oleh salah satu mahasiswa untuk pengoperasiannya.
Berpindah ke Kaohsiung City terlaksana tiga agenda penting yakni: kunjungan industry ke PT. Hua Yong mitra industri CSU, penandatanganan MoU dengan universitas Taiwan dan kunjungan laboratorium di Cheng Siu University of Technology (CSU). Para Delegasi Akademi & Politeknik disambut dan bertemu CEO Cheng Siu University (CSU) selaku kordinator Perguruan Tinggi Taiwan yang tergabung dalam “ INTACT Base” . Para Direktur melaksanakan signing MoU dengan INTACT Base (Hsing Wu University Taiwan, Chaoyang University of Technology (CYUT), Cheng Siu University of Technology (CSU). Beserta pejabat universitas, dosen, dan staf administrasi serta alumni Politeknik Indonesia (POLINEF, POLINDRA) yang sedang menempuh Pendidikan di CSU Universtiy. Saat itu pula mahasiswa diminta masukan untuk pengembangan vokasi kedepan. Dari hasil kunjungan dan diskusi, para direktur dan pihak INTACT Base (CSU, CYUT, dan Hasing Wu) sepakat untuk mengadakan kolaborasi di bidang joint riset, joint degree, 2+2 yang merupakan kelanjutan dari program 2+I yang sudah terselenggara sebelumnya.
Berikut ini adalah harapan dan manfaat dari kegiatan ini:
1. Terwujudnya U to U (University to University) Connectivity
Kesempatan untuk menjalin kerja sama dengan universitas vokasi dan industri di Taiwan dapat membuka jalan bagi program pertukaran pelajar, magang internasional, dan penelitian bersama. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman internasional yang berharga bagi mahasiswa dan dosen kami.
2. Terwujudnya P to P (People to People) Connectivity
Pertemuan dan dialog antar pimpinan perguruan tinggi Indonesia dan Taiwan ini akan memfasilitasi pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan ide-ide dalam upaya memperkuat Kerjasama antara kedua belah pihak. Diharapkan terjalin jaringan dan kemitraan antara individu- individu dari politeknik Indonesia dan Taiwan yang kolaborasi yang lebih lanjut dalam hal pelatihan, penelitian, dan pengembangan program pendidikan.
3. Peningkatan Reputasi AKN Pacitan
Partisipasi dalam forum internasional ini menunjukkan komitmen AKN Pacitan untuk terus berkembang dan bersaing di tingkat global. Hal ini akan meningkatkan reputasi kami sebagai institusi pendidikan vokasi yang unggul dan terpercaya.
Dalam forum ini, Prof. Dr. Joko Triyono berpartisipasi aktif dalam berbagai diskusi panel, presentasi, dan sesi networking dengan perwakilan dari universitas vokasi terkemuka dan industri. Keikutsertaan beliau tidak hanya membawa nama baik AKN Pacitan di kancah internasional tetapi juga membuka peluang baru untuk kolaborasi strategis dengan berbagai institusi pendidikan dan industri di Taiwan.
Direktur AKN Pacitan, Prof. Dr. Joko Triyono, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesempatan berharga ini. “Kami sangat antusias dengan berbagai peluang yang terbuka dari keikutsertaan dalam forum ini. Semoga hasil dari kegiatan ini dapat membawa manfaat yang besar bagi perkembangan AKN Pacitan dan seluruh mahasiswa kami,” ujar Prof. Dr. Joko Triyono.
Dengan selesainya kegiatan Taiwanese Vocational Universities & Industry Forum and Benchmarking, AKN Pacitan terus berkomitmen untuk mengimplementasikan inovasi dan strategi yang didapat demi meningkatkan mutu pendidikan vokasi dan mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di era globalisasi. (Humas AKN Pacitan)

