Inovasi Alat SIMPATIS (Sistem Pendeteksi Sampah Otomatis) sebuah karya hasil kolaborasi Dosen dan Mahasiswa AKN Pacitan meraih penghargaan Juara Harapan 2 di malam penganugerahan Pacitan Innovation Award 2024 yang digelar pada hari Senin, 02 Desember 2024 bertempat di Pendopo Kabupaten Pacitan. Pacitan innovation Award (PIA) merupakan sebuah ajang inovasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Dan pengembangan Daerah (Bappedalitbang). Kegiatan yang melibatkan beragam unsur mulai dari perangkat daerah OPD, Kecamatan, pelajar/mahasiswa dan guru/dosen dari sekolah/lembaga pendidikan, aparatur desa/kelurahan, ASN dan masyarakat umum lainnya berhasil menjaring 126 karya inovasi.
Inovasi karya SIMPATIS digagas oleh dosen AKN Pacitan yakni Tamara Maharani dan Dhodit Rengga Tisna yang melibatkan 3 mahasiswa Rendi Prasetyo, Amanda Ragil Saputra, dan Wahyu Aji Saputra. Cara kerja dari SIMPATIS adalah menggunakan data sheet berupa image/foto yg telah di learning. Jadi saat sampah didekatkan ke kamera, algoritma akan mencocokkan dg klasifikasi data yg ada. Saat klasifikasi sesuai, maka arduino akan menggerakkan servo untuk membuka tempat sampah secara otomatis sesuai dg jenisnya. Sehingga kita akan dimudahkan dalam pemilahan saat membuang sampah.
Karya SIMPATIS sendiri merupakan hasil luaran (output) dari projek penelitian dengan mitra TPS Sido Makmur, Sidoharjo Pacitan yang dilaksanakan oleh dosen serta menjadi bagian dari tugas akhir mahasiswa yang selanjutnya diikutkan dalam lomba inovasi PIA kategori ASN. Keikutsertaan dalam PIA sendiri prosesnya cukup panjang sejak bulan Mei 2024, mulai dari pendaftaran, paparan dan interview, kunjungan lapangan dan pengumuman pada malam penganugerahan.
Saat ditemui oleh Tim Humas AKN Pacitan, Tamara mengatakan bahwa dengan adanya karya SIMPATIS diharapkan kita semakin peduli terhadap lingkungan dengan tidak hanya membuang sampah pada tempatnya tetapi juga sudah memulai untuk memisahkan sampah sesuai jenisnya sehingga dapat mengurangi sampah residu yang dihasilkan dan dapat meningkatkan nilai dari beberapa jenis sampah yang sudah dipisahkan, serta bisa didaftarkan sebagai karya paten.
“Dengan hasil ini kami berharap teman-teman mahasiswa dan dosen semakin semangat lagi untuk terus berkarya dan berinovasi untuk membantu memecahkan masalah yang ada di masyarakat, untuk mengikuti lomba karya inovasi dan syukur bonusnya bisa menjadi juara suatu kompetisi” imbuhnya.
AKN Pacitan berkomitmen dan sangat mendukung karya-karya inovasi dan prestasi baik dosen maupun mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan Mahasiswa AKN Pacitan juga menjadi juara di beberapa lomba baik tingkat daerah maupun nasional, dan juga dosen yang berhasil mendapatkan hibah penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat baik tingkat lokal maupun nasional. (Vio)
#PacitanInnovationAward2024 #pacitan #AKNPacitan #inovasi #lombainovasi #Vokasi #VokasiKuatMenguatkanIndonesia #prestasi #mahasiswa
Inovasi karya SIMPATIS digagas oleh dosen AKN Pacitan yakni Tamara Maharani dan Dhodit Rengga Tisna yang melibatkan 3 mahasiswa Rendi Prasetyo, Amanda Ragil Saputra, dan Wahyu Aji Saputra. Cara kerja dari SIMPATIS adalah menggunakan data sheet berupa image/foto yg telah di learning. Jadi saat sampah didekatkan ke kamera, algoritma akan mencocokkan dg klasifikasi data yg ada. Saat klasifikasi sesuai, maka arduino akan menggerakkan servo untuk membuka tempat sampah secara otomatis sesuai dg jenisnya. Sehingga kita akan dimudahkan dalam pemilahan saat membuang sampah.
Karya SIMPATIS sendiri merupakan hasil luaran (output) dari projek penelitian dengan mitra TPS Sido Makmur, Sidoharjo Pacitan yang dilaksanakan oleh dosen serta menjadi bagian dari tugas akhir mahasiswa yang selanjutnya diikutkan dalam lomba inovasi PIA kategori ASN. Keikutsertaan dalam PIA sendiri prosesnya cukup panjang sejak bulan Mei 2024, mulai dari pendaftaran, paparan dan interview, kunjungan lapangan dan pengumuman pada malam penganugerahan.
Saat ditemui oleh Tim Humas AKN Pacitan, Tamara mengatakan bahwa dengan adanya karya SIMPATIS diharapkan kita semakin peduli terhadap lingkungan dengan tidak hanya membuang sampah pada tempatnya tetapi juga sudah memulai untuk memisahkan sampah sesuai jenisnya sehingga dapat mengurangi sampah residu yang dihasilkan dan dapat meningkatkan nilai dari beberapa jenis sampah yang sudah dipisahkan, serta bisa didaftarkan sebagai karya paten.
“Dengan hasil ini kami berharap teman-teman mahasiswa dan dosen semakin semangat lagi untuk terus berkarya dan berinovasi untuk membantu memecahkan masalah yang ada di masyarakat, untuk mengikuti lomba karya inovasi dan syukur bonusnya bisa menjadi juara suatu kompetisi” imbuhnya.
AKN Pacitan berkomitmen dan sangat mendukung karya-karya inovasi dan prestasi baik dosen maupun mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan Mahasiswa AKN Pacitan juga menjadi juara di beberapa lomba baik tingkat daerah maupun nasional, dan juga dosen yang berhasil mendapatkan hibah penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat baik tingkat lokal maupun nasional. (Vio)
#PacitanInnovationAward2024 #pacitan #AKNPacitan #inovasi #lombainovasi #Vokasi #VokasiKuatMenguatkanIndonesia #prestasi #mahasiswa

